Jadilah Blogger Bikin Galau Klenger

https://www.google.co.id/search?q=blogger&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ei=q_J-U4yROIySuASavoLICA&ved=0CAYQ_AUoAQ&biw=1024&bih=497#q=wanita+blogger+kartunis&tbm=isch&facrc=_&imgdii=_&imgrc=eWs2ijGpXoYhzM%253A%3B_rLPYC10iaqUDM%3Bhttp%253A%252F%252Fstatic.flickr.com%252F56%252F143007090_6c9b5c1e80_o.jpg%3Bhttp%253A%252F%252Fmerlyna.blogspot.com%252F2006_05_01_archive.html%3B596%3B800

Jadi Bloggerwati

Tidak usah disesali apapun yang terjadi dalam kehidupan yang dijalani. Anggap saja Allah sedang merancang misi tersembunyi. Dan hal itu akan menjadi indah pada waktunya

Demikian nasehat ibundaku yang bijak dan bersahaja. Apakah itu untuk suatu penghiburan-untuk meredam rasa galau akut ?

Masih teringat jelas, betapa hancur dan sakit hati manakala melihat Ayah lebih memilih pergi dengan WIL-nya. Namun mungkin itu lebih baik, mengingat ibunda tersayang selama sepanjangย  pernikahan terus mengalami KDRT.

Akh, aku tidak mau cengeng dan berpanjang lebar. Menutup luka lama yang sudah jadi lembaran usang. Intinya harus bisa Move On menyongsong masa depan

Cuma yang bikin hati ini jadi galau galau dan super galau adalah….

aku menyesal kenapa aku bisa mewarisi potensi ayah,

-beliau memang jurnalis handal-

aku, jujur, jika bisa memilih aku ingin memiliki skill yang lain asal jangan menulis-menulis dan menulis

Seperti menutup pintu dan menggembok selamanya,

demikian pula yang persis kulakukan. Kuharap aku bisa berhenti total menulis.

Kupadamkan semangat menulis (yang kumulai sejak klas 4 SD) fiksi dan cerita pendek ke berbagai media cetak.
Pokoknya, aku tidak ingin dianggap mengikuti jejak ayah…. Hikssss #sebenarnya sih menangis meraung-raung#ย  Wiih, lebaay ,mode.on

Kisahku ini based on story- setelah melewati belasan tahun dengan menyimpan sebongkah rasa galau tidak pernah kurasakan kegetirannya lagi.

Hingga, suatu ketika….

Saat menghadapi pilihan hidup : Keep Work or Tobe HouseWife…?
Iya, dilema banget. Karena separuh waktu memang kuhabiskan untuk giat bekerja, bekerja dan bekerja.
Kini, ada Life-Choice dimana keluargaku kecil memerlukan “keberadaanku”.
Setidaknya melihat proporsiku sebagai WiseMom, harus bisa menyadari, meredam rasa selfish untuk berada diantara kedua anak-anakku. Merawat dan menjaga penuh kasih sayang.

oh Ya Rabb-aku kembali di dera galau. Galauku ini berkaitan dengan eksistensiku sebagai wanita yang ingin mengaktualisasikan skill serta dedikasi ilmu yang kumiliki.
Akhh, kembali galau episode 2

Seketika aku mengambil wudhu dan bermunajat tengah malam, mohon petunjuk kepada Yang Khalik, apa yang terbaik untuk masa depan keluarga kecilku.

raniunyuAlhamdullilah, doa baik dijawab oleh Allah. Kebetulan terngiang akan nasehat ibundaku dulu.

Berarti aku memang harus berusaha ihklas dan tulus hanya menjadi ibu rumah tangga. Demi mengurus anak-anak tercinta.

Namun, tekadku yang lain, yang juga menjadi misiku adalah tidak ingin menjadi ibu rumah tangga biasa. Harus ada yang bisa kutonjolkan sisi positifnya. What’s that ???

Syukur alhamdullilah, sepertinya Allah menegurku juga dalam situasi baru. Dimana aku harus menjalani rutinitas sehari-hari di rumah. Mengantisipasi kejenuhan dan rasa galau akhirnyaaaaa kutemukan sesuatu yang pernah kukubur dalam-dalam.

Aku kembali menekuni dunia menulis. Yaaa…tidak bisa dipungkiri menulis adalah PASIONku. Dengan menulis aku kembali menemukan kegairahan mengekspresikan perasaan, merangkai kejadian-kejadian disekitar dan menjadikan peluang job baru.

Bersama komunitas kepenulisan dan forum yang berkaitan dengan menulis terciptalah prestasi baru. Duniaku yang memberikan kesempatan mengukir prestasi sekaligus sebagai ladang bekerja.

Jadi intinya berdasar pengalaman yang kulalui jadilah seorang blogger/bloggerwati dan rasa galau klenger. Alias tidak mempan atau berkutik kembali. Hahahaha.

Benar, kan … semua akan menjadi indah pada waktunya.

Tulisan ini diikutsertakan dalam kuis GA

ya rabb aku galau rev22-1-1

Advertisements

39 thoughts on “Jadilah Blogger Bikin Galau Klenger

  1. setuju mak, aku juga ga mau kalo kelak jadi ibu rumah tangga, jadi ibu rumah tangga yg biasa aja, yg bisanya cuma arisan n rumpi2 doang #ups hhe….
    sukses GA ny ๐Ÿ™‚

  2. Setuju banget, Mbak. Memang benar sekali, dengan menulis akan kita temukan kegairahan dalam mengekspresikan perasaan, pikiran, termasuk juga kebahagiaan dalam merangkai kejadian-kejadian di sekitar kita sekaligus menjadikannya sebagai peluang untuk mendapatkan banyak sekali manfaat.

  3. Setuju, Mbak… Bakat menulis, tak semua orang punya, jadi bagi yg telah dikaruniai bakat ini..jangan abaikan… Terus menulis ya mbak.. Semua indah pada waktu-NYA ๐Ÿ™‚

  4. Assalaamu’alaikum wr.wb, mbak Putri…

    Menulis itu memang mengasyikkan. Walau hanya ibu rumah tangga, tidak menjadikan mbak tidak boleh meneruskan minat dalam menulis. teruslah menulis untuk manfaat bersama. Didoakan sukses dalam GA-nya, mbak.

    Salam kenal dari Sarikei, Sarawak. ๐Ÿ™‚

  5. Wahh … galau nya kini ada solusinya ya … ๐Ÿ˜‰
    Memang nulis itu bagi saya ‘bagaikan obat penat setelah seharian beraktifitas diluar rumah (sebutan keren untuk bekerja mencari nafkah…) ๐Ÿ˜‰

  6. Assalaamu’alaikum wr.wb, mbak Putri…
    Lama sekali nga silaturahmi kemari. Didoakan mbak sihat dan dirahmati Allah SWT.
    Selamat tahun baru 2015 dan semoga sukses selalu, mbak.
    Salam manis dari Sarikei, Sarawak. ๐Ÿ™‚

  7. Tidak usah disesali apapun yang terjadi dalam kehidupan yang dijalani. Anggap saja Allah sedang merancang misi tersembunyi. Dan hal itu akan menjadi indah pada waktunya

    nice word

  8. Semua bisa jadi penulis, dan gak usah kita lihat dari sisi bagian yg ga enak.. karena potensi dari salah satu orang tua.. kalaupun iya.. masih bagus kita ambil sisi positifnya. Aku jg IRT biasa mbak.. dan nulis adalah salah satu pasionku, dan aku merasa lega setelah menulis, bersyukur hari gini ada blog yaa.. benar2 terapy jiwa banget hehe.. salam kenal mbak.. makasih udah follow smua medsos ku, n mampir ke blog ku, smoga silahturahim kita selalu terjaga ya ๐Ÿ™‚ salam u keluarga, semoga sehat selalu ๐Ÿ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s